Senin, 01 Juni 2009

Dengan Puisi

Dengan puisi

aku bernyanyi sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta berbatascakrawala


Dengan puisi

aku mengenang keabadian yang akan datang
Dengan puisi aku menangis

jarum waktu bila kejar mengiri


Dengan puisi

aku memutih nafas jalan yang busuk

Dengan puisi

aku berdoa perkenankanlah kiranya


Aduuh hari gini kok masih sempet-sempetnya ngomongin cinta?

Tapi cinta khan nggak kenal perang, nggak kenal panas, nggak kenal hujan,

nggak kenal badai, apalagi cuma badai reformasi!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar