Dengan puisi
aku bernyanyi sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta berbatascakrawala
Dengan puisi
aku mengenang keabadian yang akan datang
Dengan puisi aku menangis
jarum waktu bila kejar mengiri
Dengan puisi
aku memutih nafas jalan yang busuk
Dengan puisi
aku berdoa perkenankanlah kiranya
Aduuh hari gini kok masih sempet-sempetnya ngomongin cinta?
Tapi cinta khan nggak kenal perang, nggak kenal panas, nggak kenal hujan,
nggak kenal badai, apalagi cuma badai reformasi!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar